Revolusi Industri
The Gilgamesh Project
Apakah keabadian itu nyata? bagaimana manusia bisa hidup lama? di abad ke-21 ini manusia bisa hidup selama 40 tahun, hidup selama 60 tahun, bahkan bisa hidup selama lebih dari 80 tahun in a development countries. bagaimana sama yang dulu? orang dulu hidup juga paling enggak 30-40 tahun. manusia masih aja ngembangin penelitian tentang kehidupan yang lebih lama lagi. heran banget, hidup emang menyenangkan? kalo kita terjamin bisa hidup 100 tahun kan gaenak. terus mau ngembangin biar manusia selalu fit? WKWKWK
The Sugar Daddy of Science
Apakah science bisa dipisahkan dari kepentingan politik, ekonomi, ataupun agama? Science dan politik | ekonomi | agama saling membutuhkan. Science memerlukan ekonomi untuk membiayai riset mereka. Ekonomi mendanai Science untuk mendapatkan return yang lebih besar. begitupula dengan politik ataupun agama.
Contohnya:
- Nuklir merupakan produk science, tetapi kepentingan untuk politik
- Dengan science, kita dapat menemukan sesuatu (inovasi dsb.) agar memperoleh uang
The Marriage of Science and Empire
Sejak renaisans, Kerajaan-kerajaan di Eropa sadar akan pentingnya science. Bersamaan dengan kerajaan, science juga turut ikut berkembang. Sebut saja Issac Newton, dia lahir di abad ke-18 di Inggris. dia berhasil menemukan tiga hukum dinamika partikel yang masih selalu dipakai hingga saat ini:
- ΣF = 0
- ΣF = ma
- ΣF = -ΣF
Why Europe?
Kenapa Eropa yg menjadi benua penguasa di abad akhir akhir ini? Hal tsb. karena modern science dan capitalism. Semua-nya berawal kurang lebih pada abad ke 18-19. di abad tersebut ada beberapa kekaisaran seperti kekaisaran Ottoman, kekaisaran Mughal, Dinasti Ming dan Qing, Kekaisaran Safavid. Di abad tersebut, kekaisaran di Eropa tidak begitu besar (Konstantinopel baru dikuasai Ottoman). Akan tetapi, ilmuwan di Eropa sangatlah berkembang. Mereka sudah membangun sekitar lebih dari 40.000 km rel kereta. Di Asia dan Amerika hanya sekitar 4.000 km rel kereta. Pada tahun 1880 barat menambah rel kereta hingga 350.000 km. Disisi lain, disaat yang sama jumlah rel kereta didunia selain barat hanya sekitar 35.000. Hal tsb. sudah membuktikan bahwa modern science di Eropa tumbuh sangat pesat. Hal tersebut diiringi dengan sistem kapitalisme untuk membiayai risetnya.
The Mentality of Conquest
Christopher Columbus merupakan penjelajah yang berasal dari Spanyol. dia menemukan benua Amerika (dalam perspektif orang Eropa) di akhir abad 15. kemudian perjalanan dilanjutkan oleh Ferdinand Magellan dan menemukan kepulauan yang sekarang adalah negara Filipina.
Seorang pemuda 20 tahun bernama Charles Darwin diundang oleh seorang kapten kapal dari Inggris. Darwin merupakan lulusan Cambridge. Ketika di perjalanan, Darwin banyak menemukan koleksi empiris yang menguatkan bukti evolusi, terutama pada kepulauan Galapagos.
Pada tahun 1969, seorang pria bernama Neil Armstrongmenjadi manusia pertama kali yang menyentuh Bulan
Empty Maps
Barat suka jelajah, barat penjajah. Kalo dipikir-pikir dari sudut pandang kita, itu si kayanya bener yaa. Tapi coba nih, motif mereka kan mau nguasain beberapa tempat di berbagai sisi bumi ini sejauh yg mereka mau. i mean, sebenernya kita juga dulu gitu kan? cuman kerajaan kita (contohnya Majapahit) itu kurang maju aja. kalo mereka semaju kekaisaran/kerajaan di barat juga ujung-ujungnya kita eksplorasi. Iya kan? coba waktu Majapahit berjaya, wilayahnya cuma di Indonesia atau melebar kemana-mana? termasuk Melayu juga. jadi poinnya disini, kita tuh cuma kalah di pendahulu kita aja kaya manusia yg dilahirkan secara beruntung ataupun sial. Kalo diliat dari perspektif yg sekarang itu emang gak adil. tapi itu juga dipengaruhi sama pendahulu kita. Apakah pendahulu kita itu pinter, jago, kreatif. Contohnya aja Eropa, mereka menjelajah dunia demi menguasainya, lalu mempelajari berbagai karakteristik di berbagai tempat yg berada dan hasilnya adalah sekarang!!
Invasion from Outer Space
Bangsa Spanyol berekspedisi ke benua Amerika pada akhir abad ke-15 menemukan kerajaan Aztec dan Inca. kemudian merebutnya. Di lain sisi, kerajaan/kekaisaran/dinasti di Asia seperti Ottoman, Mughal, Qing, ataupun Savafid tidak pernah berpikir untuk berekspedisi ke benua Amerika seperti bangsa Eropa. Untuk pertama kalinya Bangsa Asia pergi ke benua Amerika pada tahun 1942. ketika Jepang pergi ke Hawaii. itupun bukan mainland dari Amerika.
Rare Spiders and Forgotten Scripts
Ketika Muslim mengalahkan bangsa India, mereka hanya membiarkannya saja, tidak mempelajari kultur-nya, masa lalu-nya. padahal banyak peninggalan bersejarah. Berbeda dengan bangsa Eropa. Ketika mereka menguasai India, mereka mempelajari kultur, berbagai bahasa yg ada, peninggalan seperti prasasti pun mereka pelajari untuk mengetahui background dari orang-orang tsb.
Bangsa Eropa memang suka belajar hal baru. Itu yg membuat mereka menjadi sehebat sekarang!!!
The Capitalist Creed
Sekarang, Kita bisa meminjam uang untuk membangun bisnis dengan harapan bisa mendapatkan uang yang lebih banyak. Sebagian dari uang tersebut akan kita gunakan untuk membayar pinjamannya.
A Growing Pie
Revolusi sains mengenalkan kita kepada progres. Gue rugi, lu ikut rugi. Gue untung, lu ikut untung. Ide progres menarik orang untuk memberikan kepercayaan yang banyak. Dengan kepercayaan itu, kita bisa mendapatkan kredig yang banyak juga. Kredit yang banyak akan membawa kita ke pertumbuhan yang cepat





